Rabu, 27 Juli 2011

We are Family

Profil
Movie: We are Family
Language: Hindi, English
Directed: Karan Johar
SPE Film India Pvt. Ltd and Dharma Production Pvt. Ltd
Columbia Pictures - Sony Entertain

Cast
Kajol
Kareena Kapoor
Arjun Rampal

This time, I wanna suggest you a female movie. Why I said so? Because . .  saya termehek-mehek lihatnya. Huaaa! Jadi ladies, begini ceritanya.
Maya, adalah seorang ibu rumah tangga dengan 3 orang anak: Aleya, Ankush dan Anjali. Dia telah menceraikan suaminya, Aman, karena pada akhirnya ia merasa tidak sanggup untuk terus hidup bersama Aman. Aman adalah seorang fotografer. Kini Aman telah menemukan Shreya, pujaan hati yang benar-benar membuatnya merasa nyaman. Berbeda dengan Maya yang seorang ibu rumah tangga, Shreya adalah seorang wanita karir. Dia adalah seorang desainer muda yang namanya patut diperhitungkan. Maya mendidik ketiga anaknya dengan sangat baik. Saking baiknya, dia jadi terlalu ketat dan kolot. Meskipun begitu, ketiga anaknya sangat mencintainya.
Aman sangat ingin meminang Shreya dan mengenalkannya pada ketiga anaknya. Sayangnya, ketiga anaknya tidak menyukai Shreya dan menganggap Shreya penyihir jahat yang akan mengambil kebahagiaan keluarganya. Aman - Aleya - Ankush - Anjali sangat mencintai satu sama lain. Aman tak dapat hidup tanpa mereka. Tapi dia juga tak dapat hidup tanpa Shreya. Maya pun tidak mendukung Aman untuk mengenalkan malaikat-malaikat kecilnya pada Shreya dan memintanya untuk menjauhkan Shreya dari mereka. Aman benar-benar dilema.
Ketika disuatu waktu Shreya sudah mulai dekat dengan anak-anaknya,Aman malah memutuskan hubungan dengannya dan lebih memilih untuk kembali pada Maya. Dan Maya, ajaibnya, justru ingin mendekatkan keluarganya dengan Shreya. Apa sebenarnya yang terjadi? Wew, tonton filmnya yaa. Pasti deh ladies bakalan termehek-mehek kayak saya. Hiks hiks . . One of Indian best movie, ever.

Standar Akuntansi: Rule-based Accounting Standard dan Principle-based Accounting Standard


Hmm, sebenernya kasus ini menyimpang banget dari departemenku. Tapi, gara-gara bantuin si bonsai ngerjain papernya, aku jadi ngeh sama issue yang satu ini. So, I wanna share this wit u guys. Have fun! ^.^
Standar Akuntansi Keuangan merupakan sistem aturan yang digunakan untuk menyusun laporan keuangan. Standar akuntansi keuangan yang digunakan tiap negara berbeda satu dengan yang lainnya. Di dunia ini, basically ada 2 standar keuangan, rule-based accounting standard dan principle-based accounting standard. Sesuai dengan namanya, rule-based accounting standard cenderung berisi aturan-aturan yang mendefinisi tiap hal. Karena tiap hal sampe yang terinci pun diatur, rule-based ini jadi memiliki celah. Sedangkan principle-based accounting standard hanya berisi prinsip yang nantinya diaplikasikan dalam berbagai hal. Misalnya, aturan: JAGA KEBERSIHAN. Aturan ini merupakan prinsip. Dan pengaplikasiannya bisa dikira-kira dan disesuaikan sendiri oleh individu, dalam hal ini akuntan. Akuntan dituntut untuk memiliki sense akuntansi yang baik sehingga memiliki professional judgement (pertimbangan professional) yang baik pula. Maka pengaplikasian aturan menjadi: kita harus menjaga kebersihan diri, kita tidak boleh membuang sampah sembarangan, dsb.  Bandingkan dengan rule-based. Dalam rule-based, bentuk aturan prinsip JAGA KEBERSIHAN akan dikodifikasikan secara lebih spesifik seperti.
  1. Mandi 3 kali sehari.Celahnya: mandi 3 kali sehari tidak pakai sabun tidak apa-apa. Karena ada celah inilah maka akan timbul aturan baru: Mandi pakai sabun.
  2. Cuci tangan sebelum makan
  3. Buang sampah pada tempatnya
Nah, sebenarnya dari aturan-aturan itu bisa ditarik satu kesimpulan saja: JAGA KEBERSIHAN. Karena itu rule-based accounting standard menjadi lebih rumit dan terdapat celah dalam setiap aturannya, sehingga akan dibuat aturan baru untuk menutupi celah itu. Di sisi lain, rule-based lebih mudah diaplikasikan dan tidak menimbulkan kebingungan karena aturannya sudah jelas. Sedangkan principle-based, tidak dipengkiri, membutuhkan lebih banyak kompetensi dan professional judgement. Dalam kondisi tidakadanya petunjuk, principle-based akan menimbulkan ketidakakuratan dan ketidakkonsistensian informasi.

Selasa, 26 Juli 2011

Super Hap

Profil
Movie: Super Hap
Thai: Super แหบ-แสบ-สะบัด (Super Hap Saep Sa-Bat)
Director: Pisuth Praesaeng-Iam
Release Date: December 25, 2008
Runtime: 90 min.
Language: Thai
Country: Thailand
Cast
Rattapoom Tokongsub
Kietisak Udomnak
Achita Sik-kamana
Noawarat Yuktanund
Sripan Cheunchombul

Super Hap, Super Star. Hmm, baru nonton niih film ini. Padahal keluaran 2008 looh. Ah ketinggalan jaman gue. Well, biar kalian ga ketinggalan jaman juga nih, aku kasih dikit gambaran filmnya yuaa. Cekidot!
Film ini menceritakan dua orang sahabat, Tom dan Teung, masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang bener-bener menonjol. Bagaikan bumi dan langit deeh. Tom, si tampan berkulit putih dengan postur tinggi dan jago nge-dance. Sayang, suaranya sengau dan terdengar seperti banci. Sahabatnya, Teung, berbeda 180 derajat dengan Tom. Teung berkulit hitam dan berpostur pendek. Gendut pula. Tetapi Teung dikaruniai suara yang indah dan jago bermusik, bahkan menciptakan lagu. Berawal dari lagu ciptaan Teung inilah akhirnya Tom melejit dan sukses menjadi superstar. Bagaimana bisa lagu ciptaan Teung membawa Tom yang suaranya sengau menjadi seorang superstar? Penasaran? Ini neh aku kasih link lagunya.


Ini neeh liriknya. Enjoy! ^_^

koey mai, ter koey mai, koey pen ru plao,
tee mun juju gor ngao, pror kid-tung krai suk kon,
koey mai, ter koey mai, koey pen ru plao,
chop pai ab ab ruk kao, ruk pieng kon diew tung pee,

dai tae ohm pa-num yang nee ruey pai mun mai dee tao rai,
tae gor mee pieng wi-tee diew, yak hai ter dai long tum doo

touch my heart, touch my heart,
ter ja roo wa chan roo suek yang rai,
touch my heart,touch my heart,
ter ja roo barng ru plao,
wa chan mun ruk ter (mak tao rai)