Rabu, 27 Mei 2009

Geostrategi Indonesia


MAKALAH KEWARGANEGARAAN
GEOSTRATEGI INDONESIA















TUGAS AKHIR SEMESTER 1







Di Susun Memenuhi Tugas Bab 11 dan Bab 12
Dalam Mata Kuliah Kewarganegaraan

Oleh:

Ridha Amalia (IIP/070810003)



ILMU INFORMASI DAN PERPUSTAKAAN
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2008/2009


BAB 1
Ketahanan Nasional
A. Latar Belakang
Sejak proklamasi kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945, bangsa dan negara Indonesia tidak luput dari berbagai gejolak dan ancaman baik dari dalam maupun luar negeri. Berbagai permasalahan yang timbul pasca kemerdekaan benar-benar mengguncang stabilitas nasional. Hal ini terbukti dengan adanya pergantian sistem politik Indonesia selama beberapa periode. Namun negara kesatuan Republik Indonesia tetap bertahan sebagai suatu bangsa dan negara yang merdeka, bersatu dan berdaulat. Hal tersebut membuktikan bahwa bangsa Indonesia memiliki rasa nasionalisme yang kuat sehingga bisa bertahan hingga kini. RI adalah negara yang menganut UUD 1945 sebagai konstitusi, sehingga kekuasaaan pemerintah tidak absolut. Kedaulatan ada di tangan rakyat dan dilakukan sepenuhnya oleh MPR. Sistem negara bersifat demokrasi Pancasila. Dengan demikian kondisi kehidupan nasional merupakan pencerminan ketahanan nasional yang didasari oleh landasan idiil pancasila, konstitusional UUD’45, dan landasan visional wawasan nusantara.

B. Pokok- pokok pikiran
• Manusia berbudaya
Manusia berbudaya akan selalu mengadakan hubungan dengan:
1. Tuhan (agama)
2. Cita-cita (ideologi)
3. Kekuasaan (politik)
4. Pemenuhan kebutuhan (ekonomi)
5. Manusia (sosial)
6. Rasa keindahan (Seni)
7. Pemanfaatan alam (IPTEK)
8. Rasa aman (pertahanan dan keamanan)



• Tujuan Nasional, Falsafah Bangsa dan Ideologi Negara
Tujuan nasional menjadi pokok pikiran dalam ketahanan nasional karena suatu organisasi akan selalu berhadapan dengan masalah- masalah internal dan eksternal untuk mencapai tujuan. Tujuan nasional bangsa tercantum dalam undang-undang, dasar negara serta kebijakan-kebijakan pemerintah. Falsafah dan ideologi bangsa merupakan beberapa dari pokok pemikiran permasalahan ketahan nasional. Falsafah dan ideologi bangsa kita adalah Pancasila, dan kepribadian bangsa yang digali dari tata nilai budaya bangsa Indonesia sendiri.

C. Pengertian Ketahanan Nasional
Ketahanan nasional (Tannas) Indonesia adalah kondisi dinamis bangsa Indonesia yang meliputi segenap aspek kehidupan nasional yang terintegrasi. Tannas harus diwujudkan. Sehingga mulai sejak dini harus selalu dibina dan disinergikan dengan kehidupan bermasyarakatan dan bernegara. Oleh karena itu, geostrategi dibutuhkan untuk mewujudkan kondisi tersebut yang berupa konsepsi yang memperhatikan kondisi bangsa dan konstelasi geografi Indonesia (Konsepsi ketahanan nasional Indonesia). Ketahanan nasional diperlukan suatu bangsa agar timbul suatu kedamaian dan kestabilan dalam hidup bernegara.

D. Pengertian Konsepsi Ketahanan Nasional Indonesia
Konsepsi ketahanan nasional Indonesia adalah konsepsi pengembangan kekuatan nasional melalui pengaturan dan penyelenggaraan kesejahteraan dan keamanan yang seimbang dalam seluruh aspek kehidupan secara utuh dan menyeluruh dan terpadu berlandaskan pancasila, UUD 1945 dan wawasan nusantara.

E. Hakikat Tannas dan Konsepsi Tannas Indonesia
1. Hakikat ketahanan nasional Indonesia adalah keuletan dan ketangguhan bangsa yang mengandung kemampuan kekuatan nasional untuk mencapai tujuan nasional.
2. Hakikat konsepsi ketahanan nasional Indonesia adalah pengaturan dan penyelenggaraan kesejahteraan dan keamanan secara seimbang dalam seluruh aspek nasional.

F. Asas-asas Tannas Indonesia
Adalah tata laku berdasarkan nilai-nilai pancasila, UUD 1945 dan wawasan nusantara yang terdiri dari:
1. Asas Kesejahteraan dan Keamanan
2. Asas Komprehensif Integral atau Menyeluruh Terpadu
3. Asas Mawas ke Dalam dan Mawas ke Luar
Mawas ke dalam bertujuan menumbuhkan hakikat, sifat, dan kondisi nasional itu sendiri berdasarkan nilai- nilai kemandirian.
Mawas ke luar bertujuan untuk dapat mengantisipasi dan berperan serta mengatasi dampak lingkungan strategis luar negeri dan menerima kenyataan adanya interaksi dan ketergatungan dengan dunia internasional.
4. Asas Kekeluargaan
Salah satu cirri khas bangsa Indonesia yang paling menonjol adalah kekeluargaan dan musyawarah yang bersumber pada Pancasila.

G. Sifat Ketahanan Nasional Indoseia
1. Mandiri
Ketahanan nasional percaya pada kemampuan dan kekutan sendiri.
2. Dinamis
Ketahanan nasional tidaklah tetap. Ia dapat meningkat dan menurun, tergantung pada situasi dan kondisi bangsa, negara, serta lingkungan strategisnya.
3. Wibawa
Makin tinggi tingkat ketahan nasional Indonesia, makin tinggi pula nilai kewibawaan dan tingkat daya tangkal yang dimiliki oleh bangsa dan negara Indonesia.
4. Konsultasi dan Kerjasama
Konsep Ketahanan Nasional Indonesia tidak mengutamakan sifat konfrontatif dan antagonistis, tidak mengandalkan kekuasaan dan kekuatan fisik semata, tetapi lebih mengutamakan sikap konsultatif, kerjasama, serta saling menghargai dengan mengandalkan kekuatan moral dan kepribadian bangsa.


BAB 2
Pengaruh Aspek Ketahanan Nasional
Terhadap Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

A. Konsepsi Ketahanan Nasional
Konsepsi Ketahanan Nasional menyangkut hubungan antara aspek yang mendukung kehidupan, yaitu:
Aspek yang berkaitan dengan alam yang bersifat statis.
Aspek yang berkaitan dengan alam yang bersifat dinamis.

B. Pengaruh Aspek Ideologi
Ideologi adalah suatu sistem nilai sekaligus kebulatan ajaran yang memberikan motivasi. Ideologi merupakan dasar suatu negara dalam menjalankan kehidupan bernegara. Berikut beberapa ideologi yang ada dan berkembang didunia.
1. Liberalisme
Liberalisme bertitik tolak pada hak asasi yang melekat pada manusia sejak lahir dan tidak dapat di ganggu gugat oleh siapapun. Liberalisme cenderung berpusat pada kebebasan individu. Dalam sistem politik, liberalisme berarti adanya pemisahan kekuasaan sesuai ajaran Montesquieu yang sering disebut dengan Trias Politica.
2. Komunisme
Aliran ini beranggapan bahwa negara adalah susunan golongan kelas untuk menindas kelas lain.
3. Paham agama
Ideologi bersumber pada falsafah agama yang bersumber pada kitab suci.
4. Ideologi Pancasila
Merupakan tatanan nilai yang digali dari nilai-nilai budaya bangsa.
Ketahanan pada aspek ideologi sangat diperlukan oleh semua bangsa. Ketahanan ideologi diartikan sebagai kondisi dinamika kehidupan ideologi bangsa Indonesia. Dalam perjalanannya, ideologi kita akan dihadapkan dengan ideologi-ideologi lain maupun dengan berbagai permasalahan yang akan berbenturan dengan ideologi kita sendiri. Oleh karena itu, ketahanan nasional terhadap aspek ideologi sangat diperlukan oleh bangsa Indonesia agar kita tidak kehilangan identitas dan jati diri kita sebagai bangsa Indonesia.

C. Pengaruh Aspek Politik
1. Politik Secara Umum
Politik berasal dari kata polities yang berarti kekuasaan dan policy yang berarti kebijaksanaan. Politik memiliki arti seni dan ilmu pemerintahan. Dalam pemerintahan, politik berfungsi sebagai penentu kebijaksanaan yang bertujuan mewujudkan aspirasi serta tuntutan masyarakat.
2. Politik di Indonesia
a. Politik dalam negeri
Politik dalam negeri adalah politik dan kenegaraan yang berdasarkan pancasila dan UUD 1945 yang menyerap aspirasi dan mendorong partisipasi masyarakat dalam suatu sistem.
b.Politik luar negeri
Politik luar negeri merupakan sarana pencapaian kepentingan nasional dalam pergaulan antar bangsa
PLN sebagai intregal dari strategi nasional yang merupakan proyeksi kepentingan nasional dalam kehidupan antar bangsa
c. Garis politik luar negeri
Indonesia menganut politik luar negeri bebas aktif. Bebas dalam artian Indonesia tidak memihak pada kekuatan yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa.
Dan aktif dimana dalam pencaturan internasional Indonesia bersifat kreatif dan tidak menjadi obyek dalam pencaturan internasional.


3. Ketahanan pada Aspek Politik
Adalah kondisi dinamika kehidupan politik bangsa yang berisi keuletan, ancaman, hambatan, yang datang dari dalam atau luar baik secara langsung maupun tidak langsung untuk menjamin kelangsungan dan stabilitas politik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
4. Ketahanan pada Aspek Politik Dalam Negeri
Politik dalam negeri yang tidak stabil akan mengancam kondisi nasional bangsa Indonesia. Sehingga kestabilan politik dalam negeri dibutuhkan dalam mencapai ketahanan nasional. Apabila terjadi goncangan dalam bidang politik dalam negeri, maka dampaknya akan dirasakan oleh rakyat. Ketahanan dalam menghadapi kondisi politik dalam situasi seperti apapun, akan tercipta dengan baik apabila adanya kesadaran birokrasi dan nasionalisme bangsa yang kuat.
5. Ketahanan pada Aspek Politik Luar Negeri
Dalam kehidupan bernegara, negara juga sama seperti manusia yang merupakan makhluk sosial. Dalam kehidupannya, suatu bangsa harus berinteraksi dengan bangsa lain. Oleh karena itu, apaun yang terjadi di negara lain maka akan berdampak pada negara kita. Aspek politik negara yang berkaitan dengan kita terutama akan menjadi pemicu dinamika politik dalam negeri. Negara-negara berkembang seperti Indonesia sangat terpengaruh oleh kondisi politik negara-negara maju, seperti Amerika dan Jepang.
D. Pengaruh Aspek Ekonomi
a. Perekonomian Secara Umum
Perekonomian adalah salah satu aspek kehidupan nasional yang vital dan berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan, yang meliputi produksi, distribusi, dan konsumsi. Sistem perekonomian yang dianut oleh suatu negara akan mempengaruhi kehidupan perekonomian negara tersebut.


b. Perekonomian Indonesia
Perekonomian Indonesia mengacu pada pasal 33 UUD 1945, yang menyebutkan perekonomian Indonesia disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan. Setiap warga negara memiliki hak dan kesempatan yang sama dalam menjalankan roda perekonomian. Walau demikian, asset-aset yang menunjang hajat hidup orang banyak dikuasai dan dikelola oleh negara.
c. Ketahanan pada Aspek Ekonomi
Ketahanan ekonomi diartikan sebagai keuletan dan ketangguhan kekuatan nasional dalam menghadapi dinamika kehidupan ekonomi.
E. Pengaruh Aspek Sosial Budaya.
Sosial budaya mencakup 2 segi utama kehidupan bersama manusia, yaitu segi sosial dan segi budaya.
• Struktur Sosial di Indonesia
Kehidupan masyarakat berdasarkan struktur, peran dan profesi yang melahirkan bentuk hubungan dan iktan antara manusia yang dapat menggantikan hubungan kekeluaragan. Dalam pembahasan struktur sosial ini tidak mudah karena ilmu memiliki berbagai teori dan paradigma. Ketika berbicara mengenai struktur sosial, maka sesungguhnya kita berbicara mengenai sesuatu yang saling bergantung dan membentuk suatu pola tertentu, yang terdiri atas pola perilaku individu, kelompok, institusi maupun masyarakat secara luas. Dapat disimpulkan bahwa struktur sosial merupakan cara bagaimana suatu masyarakat terorganisasi dalam hubungan-hubungan yang dapat diprediksikan melalui pola perilaku berulang-ulang antarindividu dan antarkelompok dalam masyarakat tersebut. Struktur sosial memiliki empat elemen dasar, yaitu: 1. Status Sosial
2. Peran Sosial
3. Kelompok
4. Institusi


• Kondisi Budaya di Indonesia
a. Kebudayaan Daerah
Indonesia merupakan negara multikultural yang terdiri atas lebih dari dua kelompok masyarakat yang memiliki perbedaan karakteristik, didorong oleh latar belakang historis, kondisi geografis dan pengaruh kebudayaan asing. Maka tidak heran apabila Indonesia memiliki berbagai kebudayaan daerah.
b. Kebudayaan Nasional
Kebudayaan merupakan hasil dari interaksi budaya suku-suku bangsa yang ada di Indonesia yang kemudian di terima sebagai nilai bersama seluruh bangsa.
c. Integrasi Sosial
Integrasi sosial adalah proses penyesuaian unsure-unsur yang berbeda dalam kehidupan masyarakat. Integrasi sosial akan terbentuk apabila sebagian besar masyarakat memiliki kesepakatan tentang batas-batas territorial, nilai-nilai, norma-norma dan pranata-pranata sosial. Integrasi sosial didorong oleh homogenitas kelompok, besar kecilnya kelompok, mobilitas geografis dan efektivitas dan efisiensi komunikasi.
d. Kebudayaan dan alam lingkungan
Keanekaragaman budaya Indonesia antara lain dipengaruhi oleh keanekaragaman geografis Indonesia. Maka seyogyanya kita menjaga dan melestarikan keaslian alam sekitar.
Ketahanan pada Aspek Sosial
Mencerminkan kondisi dinamis budaya bangsa Indonesia dalam menghadapi tantangan dan ancaman yang datang dari luar yang membahayakan kelangsungan kehidupan sosial budaya bangsa Indonesia.


F. Pengaruh Aspek Pertahanan dan Keamanan
Meliputi pokok-pokok pengetahuan pertahanan kemanan. Ketahanan pertahanan dan keamanan di artikan sebagai kondisi dinamika bangsa dalam menghadapi tantangan dari luar berupa rasa bela diri, penyelenggaraan pertahanan keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia, pertahanan dan keamanan negara merupakan upaya nasional terpadu, pertahanan keamanan Indonesia dilandasi dengan siskamnas.
G. Postur Kekuatan Pertahanan dan Keamanan
Mencakup struktur keamanan, tingkat kemampuan dan gelar kekuatan. Ketahanan pada aspek pertahanan dan keamanan: pertahanan dan keamanan dapat mewujudkan kesiapsiagaan dalam upaya bela negara, bangsa Indonesia cinta damai tetapi lebih cinta pada kemerdekaan dan kedaulatan bangsa-bangsa, potensi nasional dan hasil pembangunan harus di lindungi, dan lain sebagainya.









4 komentar: